Turut Mengapung di Floating Market Oleh Hera Sujiman Gusmayanti Bentangan Danau Situ Umar tampak mendominasi lahan seluas 7 hectar ini. Sinar matahari pagi yang menerpa membuat air danau begitu berkilau. Laksana permata di tengah air. Gunung Tangkuban Perahu yang begitu tersohor pun turut memperindah pemandangan dengan menjadi latar belakang salah satu danau yang terkenal cantik di tanah Pasundan. Hijau, adalah satu kata yang terucap jika melihat sekeliling danau. Di atas danau, kurang lebih terdapat 46 perahu mengapung rapi di pinggiran danau. Perahu-perahu itu bukan perahu biasa. Fungsinya bukan untuk mengangkut penumpang, bukan pula untuk menangkap ikan. Jejeran perahu itu justru memuat beraneka macam panganan. Mulai dari sekedar cemilan sampai makanan berat mengenyangkan. Dan kesemuanya adalah panganan khas Jawa Barat. Melalui perahu-perahu itulah para pedagang sibuk melayani pembeli. Aktivitas yang dilakukan di atas perahu-perahu mungil ini memang persis sebuah pa...
Anjar Pahlawan Cilik Oleh Hera Sujiman Gusmayanti Azan Subuh baru selesai berkumandang tapi Anjar sudah bangun. Bukan ibu atau bapak yang membangunkannya. Jam weker pemberian kakek tahun kemarinlah yang memboyongnya dari alam mimpi ke dunia nyata. Perlahan Anjar duduk dan mematikan jam weker yang mengeluarkan bunyi ayam berkokok. Dengan malas ia mengucek matanya yang terasa lengket. Setelah itu Anjar hanya duduk diam seperti sedang meresapi mengapa ia bangun sepagi ini di hari Minggu. Seharusnya ia bisa bangun agak siang. Seakan mendapatkan alasan penting akan sikapnya, Anjar segera turun dari tempat tidur kayu yang ia gunakan setiap hari sejak ia diharuskan untuk tidur sendiri. Anjar menuju dapur tempat ibu memasak kue. Begitu mamasuki dapur, tampak ibu sedang menyusun kue apem berwarna merah muda yang baru saja diangkat dari panci pengukus. Melihat Anjar yang sudah terbangun jam segini ibu tersenyum maklum. “Jadi iku bapak ke pasar?” tanya ibu kepada putra bungsunya....
Komentar
Posting Komentar